Sabtu, 14 Juni 2014

SOP PraktikumKimia Organik 1 dan 2

PELAKSANAAN KEGIATAN DI LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
1.   Tujuan
Mengatur dan mengawasi pelaksanaan semua kegiatan di Laboratorium Kimia Organik untuk memastikan kegiatan berjalan efektif
2.   Ruang Lingkup
Prosedur pelaksanaan kegiatan praktikum meliputi: tanggung jawab, peraturan umum, jadwal pemakaian labor, peraturan pemakaian labor dan sistem administrasi labor.
3.   Referensi
3.1   PPD-24 Pengelolaan Bengkel/Laboratorium FMIPA UNP ,Standar ISO 9001:2008
4.   Defenisi
Laboratorium Kimia Organik adalah tempat berlangsungnya kegiatan praktikum Kimia Organik  yang mempunyai aturan dan harus diikuti dan mengikat semua pihak terkait dengan kelancaran pelaksanaan kegiatan di laboratorium.
5.   Prosedur
5.1.  Peraturan Umum
5.1.1.  Laboratoriun Kimia Organik diperuntukkan bagi kegiatan praktikum Kimia Organik, pengerjaan tugas akhir/penelitian mahasiswa, pengabdian masyarakat dan penelitian dosen
5.1.2.  Setiap orang yang akan bekerja di laboratorium Kimia Organik selain kegiatan praktikum harus mengajukan surat permohonan pemakaian laboratorium kepada kepala laboratorium
5.1.3.  Setiap orang bekerja di laboratorium Kimia Organik selain kegatan praktikum dikenakan biaya administrasi Rp. 150.000,-/kegiatan
5.1.4.  Setiap orang yang bekerja di Laboratorium wajib mengenakan jas laboratorium dan sepatu tertutup
5.1.5.  Setiap orang yang bekerja di laboratorium wajib menjaga kebersihan dan kerapian labor
5.1.6.  Tidak dibenarkan membawa makanan dan minuman di laboratorium
5.1.7.  Tas dan perlengkapan ditempatkan di tempat yang telah ditentukan
5.1.8.  Penggunaan air bersih dan listrik seefisien mungkin
5.1.9.  Buku hadir dan log book pemakaian alat dan bahan harus diisi oleh setiap orang yang bekerja di laboratorium
5.1.10.    Setiap kecelakaan kerja dan kerusakan alat dilaporkan sesegera mungkin kepada pembimbing praktikum
6.     Lampiran
6.1. Format Jadwal Pemakaian Laboratorium Kimia Organik
6.3. Daftar  Pemakaian Alat dan Bahan

Format Jadwal Pemakaian Laboratorium Kimia Organik

F1-PPD-24

JADWAL PEMAKAIAN LABORATORIUM

Jurusan                 : Kimia
Laboratorium        : Kimia Organik
Semester              :
             

No

Hari/Tanggal

Jam

Kegiatan

Penanggung jawab

1




2




3




































Mengetahui,                                                                             Laboran,
Kepala Laboratorium,






(Dra. Yustini Maaruf, M.Si)                                                 (Tarmizi, B.Sc., S.Pd
NIP. 19500819 198010 2001                                                         NIP. 19630330 198503 1004



F2-PPD-24
DAFTAR PEMAKAIAN ALAT/INSTRUMEN
JURUSAN                                 : Kimia
LABORATORIUM                       : Kimia Organik
NAMA ALAT/INSTRUMEN          :
KODE /TYPE                            :
           
No

Hari/Tgl
NIP /NIM
Nama Pengguna
Jam Pemakaian
Paraf
Ket.
Mulai
Selesai
1.







2.







3.
















































































Catatan :
Bagi pengguna, periksalah dahulu kondisi alat/instrumen sebelum digunakan.









PELAKSANAAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
1.   Tujuan
Prosedur ini disusun untuk mengatur dan memastikan pelaksanaan praktikum Kimia Organik terlaksana dengan baik.
2.   Ruang Lingkup
Prosedur pelaksanaan praktikum meliputi:
2.1   Penyusunan penuntun praktikum
2.2   Peminjaman alat dan permintaan bahan praktikum
2.3   Tata tertib praktikum
2.4   Penyusunan Jadwal praktikum
2.5   Daftar kegiatan praktikum.
2.6   Daftar hadir dosen dan asisten.
3.   Referensi
3.1  PPD-24 Pengelolaan Bengkel/Laboratorium FMIPA UNP ,Standar ISO 9001:2008
4.   Defenisi
Prosedur pelaksanaan praktikum di Laboratorium Kimia Organik adalah aturan yang harus diikuti dan mengikat semua pihak terkait dengan kelancaran pelaksanaan kegiatan di laboratorium.
5.   Prosedur
5.1  Penyusunan Penuntun Praktikum
5.1.1   Penyusunan Penuntun praktikum Kimia Organik dilakukan oleh TIM dosen Kimia Organik berdasarkan silabus dan SAP yang sudah disusun bersama.
5.1.2   Materi dari setiap percobaan meliputi materi yang sudah dipelajari pada mata kuliah teori Kimia Organik 1 dan  2.
5.1.3   Penuntun praktikum Kimia Organik untuk perkuliahan semester Genap (Januri-Juni).
5.1.4   Penuntun praktikum Kimia Organik direvisi setiap tahun jika diperlukan

5.2   Peminjaman alat dan permintaan bahan praktikum di Laboratorium Kimia Organik
5.2.1   Perwakilan praktikan dalam kelompok mengisi blanko peminjaman alat dan permintaan bahan praktikum sesuai dengan kebutuhan percobaan yang akan dilakukan. Blanko tersebut ditandatangi mahasiswa yang bersangkutandan dosen
5.2.2   Blanko peminjaman alat dan permintaan bahan praktikum yang sudah diisi dan di tandatanganin oleh perwakilan praktikan dan dosen pembina praktikum, diserahkan ke analis seminggu sebelum praktikum dimulai.
5.2.3   Praktikan mengambil alat dan bahan dari analis 3 hari sebelum praktikum dimulai dan praktikan diminta unntuk mencek kelengkapan alat dan bahan yang diterima.

5.3    Tata tertib praktikum
5.3.1   Setiap praktikan yang mengikuti praktikum Kimia Organik harus mentaati semua peraturan yang berlaku di Laboratorium Kimia Organik Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Padang.
5.3.2   Setiap praktikan harus membaca dan memahami semua petunjuk di bawah ini dengan seksama demi KELANCARAN dan KESELAMATAN berpraktikum di laboratorium!
5.3.3   Kebersihan Tempat Bekerja
Untuk praktikan telah tersedia meja tertentu yang akan digunakan untuk mengerjakan jenis objek praktikum. Selama bekerja, meja tidak boleh kotor atau basah atau pun penuh dengan dengan barang lain yang tidak berguna. Lantai juga harus bersih dan kering. Setelah praktikum selesai praktikan boleh meninggalkan laboratorium hanya setelah laboratorium bersih, kering dengan kursi sudah dinaikkan ke atas meja.  Di dalam laboratorium praktikan harus memakai sepatu, tidak boleh memakai sandal, tidak boleh merokok. Setiap praktikan harus memakai jas lab.
5.3.4   Absensi dan Daftar Hadir
a)   Praktikan, asisten dan dosen harus datang tepat waktu dan wajib mengisii daftar hadir.
b)   Praktikan yang terlambat 10 menit tanpa alasan yang sah dianggap absen dan tidak diizinkan melakukan praktikum
c)   Praktikan yang tidak mengisi daftar hadir dianggap tidak melakukan praktikum
d)   Jika seorang praktikan berhalangan mengikuti praktikum karena alasan sakit atau hal penting lainnya, hendaklah segera dilaporkan kepada Dosen/Asisten pengawas supaya dapat diatur penggantian jadwal pada hari lain. Praktikum ulangan atau susulan secara tersendiri ditiadakan. Absensi tanpa bukti alasan yang sah (Surat Keterangan Sakit dari Dokter dan lainnya) akan tidak akan direspon.
5.3.5   Tugas Sebelum Praktikum
a)   Praktikan akan diberikan pengarahan sebelum melakukan percobaan dan harus memiliki penuntun praktikum
b)   Praktikan harus melengkapi teori setiap percobaan dari bahan kuliah dan buku-buku sumber
c)   Praktikan harus menyediakan log book (buku catatan praktikum ukuran folio)  Susunan setiap topik praktikum adalah sebagai berikut :
1)     Judul Praktikum
2)     Tujuan Praktikum
3)     Dasar Teori
4)     Prosedur kerja dalam bentuk gambar atau diagram
5)     Perhitungan (jika ada)
6)     Tabel pengamatan
d)   Praktikan harus menyerahkan (1) laporan praktikum sebelumnya, (2) jawaban tugas pendahuluan pada judul yang akan dipraktikumkan (3) log book yang telah berisi point 5.3.5 bagian c. Tugas ini diserahkan pada asisten/dosen yang bertugas sebelum praktikum dimulai. Bila hal tersebut tidak dilaksanakan, praktikan tidak dibenarkan melaksanakan praktikum pada hari tersebut.
5.3.6   Pelaksanaan Praktikum
                       Kegiatan praktikum dilaksanakan sebagai berikut:
a)   pada awal praktikum asisten mencek kehadiran praktikan. Setiap asisten/dosen membimbing dua kelompok praktikum.
b)   sebelum praktikum dimulai, praktikan diberi quiz (1-3 soal) selama 20 menit sesuai dengan materi yang akan dipraktikumkan. Asisten memeriksa log book praktikan yang dikumpulkan
c)   Asisten/dosen memberikan penjelasan konsep/prinsip topik yang akan dipraktikumkan. Praktikan diberi kesempatan bertanya tentang hal yang belum dipahami. Dosen dan asisten melakukan diskusi dengan mahasiswa.
d)   Semua data pengamatan dicatat dalam log book dan salinannya pada kertas diserahkan pada asisten
e)   Setelah praktikum selesai, setiap praktikan memperlihatkan log book pada asisten. Asisten memeriksa data yang diperoleh setiap praktikan dan memberi paraf.
f)    Catatan:
Lemari Praktikum
Tiap percobaan memiliki lemari tersendiri yang berisi alat. Kunci lemari diminta sebelum melakukan percobaan dan diserahkan kembali setelah percobaan selesai kepada asisten yang bersangkutan. Selama melakukan percobaan isi lemari harus dicek, bila ada kekurangan/kerusakan harus segera dilaporkan. Selesai melakukan percobaan isi lemari dicek lagi sesuai daftar alat-alat yang tersedia dalam lemari,bersama asisten. Alat harus kembali dalam keadaan utuh dan bersih. Bila alat pecah/rusak oleh praktikan maka kelompoknya harus mengisi “bon alat pecah” dan mengganti alat tersebut menjelang berakhirnya praktiukum pada semester tesebut.
Alat Gelas, Instrument Dan Lain-Lain
Alat-alat gelas atau alat lain yang tidak terdapat dalam lemari percobaan
dapat dipinjam kepada asisten dan langsung ditanggungjawabkan. Penggunaan alat mintalah bantuan asisten. Untuk penggunaan peralatan yang agak rumit praktikan dapat berhubungan langsung dengan laboran/teknisi untuk menghindari kerusakan teknis.
5.3.7        Kebersihan
a)   Praktikan harus membawa sabun dan serbet/tissue sendiri, dan memelihara kebersihan laboratorium (meja praktikum, bak cuci dan lantai)
b)   Praktikan harus hemat menggunakan zat-zat kimia dan air. Sisa pelarut organik harus dikumpulkan dalam botol yang sudah disediakan (jangan dibuang kedlam bak cuci)
c)   Sampah kertas dan benda keras (pecahan gelas, batu didih dan benda keras lainnya) harus dibuang pada tempat yang telah disediakan
d)   Alat-alat yang telah digunakan dikembalikan dalam keadaan bersih.
5.3.8       Laporan Praktikum
a)   Laporan setiap percobaan yang dilakukan dibuat secara individu perjudul percobaan setiap selesai praktikum dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya
b)  Susunan laporan praktikum adalah sebagai berikut :
1)       Tujuan Percobaan
2)      Teori Dasar, teori yang dikemukakan tidak hanya terdapat dalam penuntun praktikum saja tetapi harus ditambah dan dilengkapi dari berbagai sumber lainnya yang relevan
3)       Alat dan bahan yang digunakan
4)       Cara kerja secara singkat dan boleh dalam bentuk diagram
5)       Data pengamatan
6)      Pembahasan, yaitu hubungkan data yang diperoleh dengan teori yang anda tulis
7)      Kesimpulan
8)      Jawaban pertanyaan
9)      Daftar pustaka
c)   Pada cover laporan harus dicantumkan :
1)      Judul praktikum
2)      Nama, NIM, Jurusan
3)      Tanggal Percobaan
4)      Nama Asisten yang membimbing praktikan
d)  Laporan setelah diserahkan pada asisten atau dosen, seminggu setelah percobaan selesai.
5.3.9       Penggantian Peralatan
Praktikan harus mengganti peralatan yang rusak/pecah (baik disengaja atau tidak) dengan jenis alat yang sama dan menunjukkan kwitansi pembelian tersebut.
5.3.10     Petunjuk Percobaan
Untuk setiap percobaan disediakan petunjuk percobaan yang akan diberikan kepada yang bersangkutan pada awal praktikum. Setiap praktikan diwajibkan memiliki buku penuntun praktikum yang telah disediakan dan harus melengkapi pengetahuan dasar mengenai percobaan tersebut dari bahan kuliah dan sumber literatur lainnya.


5.4    Penyusunan Jadwal praktikum
Jadwal praktikum disusun oleh sekretaris jurusan pada setiap awal semester, sesuai dengan jadwal yang telah disepakati sewaktu rapat pembagian tugas mengajar oleh tim bidang kajian Kimia Organik.
5.5    Daftar kegiatan praktikum.
Praktikum Kimia Organik dilaksanakan dengan sistem rolling, masing-masing rolling terdiri dari lima percobaan. Sebelum dan setelah selesai satu rolling diadakan responsi berhubungan dengan materi yang dipraktikumkan.  Ujian tengah semester dilaksanakan setelah selesai responsi hasil percobaan 1 s.d 5 (rolling 1) dan ujian akhir semester setelah selesai responsi hasil percobaan 6 s.d 10. Daftar Kegiatan Praktikum Kimia Organik  dapat dilihat pada lampiran.   
5.6    Daftar hadir dosen, analis dan asisten.
Kehadiran dosen, analis dan asisten dibuat setiap kali pertemuan (praktikum) dengan format yang telah disediakan (lampiran)

6.   Lampiran
6.1  Format Daftar Kegiatan Praktikum Kimia Organik
6.2  Format Daftar Hadir Dosen, Analis dan Asisten
6.3  Format Jadwal Praktikum
6.4  Kartu Nilai Praktikum




Format Daftar Kegiatan Praktikum Kimia Organik 2


Minggu ke-
Kegiatan Praktikum
Dosen
Ket
1
Pengenalan dan Persiapan Praktikum


2
Identifikasi Karbohidrat


3
Identifikasi Lemak/Minyak


4
Identifikasi Asam Amino Dan Protein


5
Identifikasi Senyawa Organik Bahan Alam


5
Isolasi Kafein Dari Kopi Dan Teh


7
Isolasi Nikotin Dari Tembakau


8
Ujian Praktikum Mid Semester


9
Sintesis Isopropil Bromida Dan Butil Bromida


10
Sintesis Nitrobenzena


11
Sintesis Isobutil Aldehid


12
Sintes1s Antraquinon


13
Sintesis p-Nitroanilin


14
Sintesis Amyl Asetat Dan Isoamyl Asetat


15
Sintesis Metil Orange


16
Kromatrografi Kolom



Mengetahui,                                                                  Laboran,
Ka.Lab.





            (Dra. Yustini Maaruf, M.Si)                                     (Tarmizi, B.Sc., S.Pd
            NIP. 19500819 198010 2001                                              NIP. 19630330 198503 1004


Format Daftar Hadir Dosen, Analis dan Asisten

LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
JURUSAN KIMIA FMIPA UNP

DAFTAR HADIR
PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK


Hari/Pukul       : _____________________________
Program studi : _____________________________

NO
Nama Dosen/Analis/Asisten
TANGGAL PRAKTIKUM DAN PARAF
















1.

















2.

















3.

















4.

















5.

















6.

















7.









































































Mengetahui,               
  Ka.Lab.




(Dra. Yustini Maaruf, M.Si)
NIP. 19500819 198010 2001




   Laboran,




     (Tarmizi, B.Sc., S.Pd)
     NIP. 19630330 198503 1004

         
Daftar Hadir Praktikum Dosen dan Asisten


Pertemuan ke-               :
Hari/Tanggal                  :
Judul praktikum             :

No
Nama Dosen/Analis/Asisten
Paraf
1


2


3


4





Format Jadwal Praktikum Kimia Organik

JADWAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK

Jurusan                 : Kimia
Laboratorium          : Kimia Organik
Semester                :
     

No
Hari
Jam
Mata Kuliah
Seksi
Group/ Prodi
Dosen
1
Senin
7.00 s/d 9.30
Kimia Organik 2


Dra.YustiniM,M.Si
Dra.Suryelita,M.Si
2
Selasa
9.40 s/d 11.30
Kimia Organik 2


Dra.Erda S,M.Si
Dra.Sri Benti E,M.Si
3
Jumat
7.00 s/d 9.30
Kimia Organik 2


Drs.Nazulis Z,M.Si
Dra.Isniyetti,M.Si

Mengetahui,                                                                  Laboran,
Ka.Lab.




(Dra. Yustini Maaruf, M.Si)                                     (Tarmizi, B.Sc., S.Pd)
NIP.19500819 198010 2001                                              NIP.19630330 198503 1004


Format Kartu Nilai Praktikum

LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
JURUSAN KIMIA FMIPA UNP

KARTU NILAI PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 2
Text Box: Pas Foto
3 x 4
 


                                    Nama Mahasiswa        : ………………………………………
                                    NIM / BP                    : ………………………………………
                                    Program Studi             : ………………………………………
                                    Kelompok                   : ………………………………………
                                    Hari / Jam                    : ………………………………………
                                    Asisten                        : 1........................................................
                                                                          2........................................................
                                                                          3........................................................

No
Tanggal
Judul Percobaan
Nilai
Ket
Kuis
Jurnal
Kerja
Laporan
1.

Identifikasi Karbohidrat





2.

Identifikasi Lemak/Minyak





3.

Identifikasi Asam Amino





4.

Identifikasi Senyawa Organik Bahan Alam





5.

Isolasi Kafein Dari Kopi Dan Teh





6.

Isolasi Nikotin Dari Tembakau





7.

Identifikasi Karbohidrat





8.

Sintesis Isopropil Bromida





9.

Sintesis Nitrobenzena





10.

Sintesis Isobutil Aldehid





12

Sintes1s Antraquinon





13

Sintesis p-Nitroanilin





14

Sintesis Amyl Asetat





RATA-RATA





Nilai Akhir Praktikum: 0,2 Kuis + 0,3 Jurnal + 0,3 Kerja + 0,2 Laporan

Dosen Pembimbing Praktikum,



(………………………………)
NIP.
Padang, …………………...20
Dosen Pembimbing Praktikum,


(………………………………)
NIP.


PELAKSANAAN PENELITIAN DI LABORATORIUM KIMIA ORGANIK

1.   Tujuan
Mengatur dan mengawasi pelaksanaan penelitian di laboratorium Kimia Organik untuk memastikan penelitian berjalan efektif.

2.   Ruang Lingkup
Prosedur pelaksanaan penelitian meliputi:
2.7   Izin penggunaan laboratorium
2.8   Peminjaman alat dan permintaan bahan penelitian
2.9   Tata tertib penelitian
2.10 Penyusunan Jadwal penelitian
2.11 Daftar kegiatan penelitian.
2.12 Daftar pemakaian alat dan bahan penelitian

3.   Referensi
6.5   PPD-24 Pengelolaan Bengkel/Laboratorium FMIPA UNP ,Standar ISO 9001:2008
4.   Defenisi
Prosedur pelaksanaan penelitian di Laboratorium Kimia Organik adalah aturan yang harus diikuti dan mengikat semua pihak terkait dengan kelancaran pelaksanaan kegiatan di laboratorium.
5.   Prosedur
1.1   Penggunaan Laboratorium Kimia Organik
1.1.1   Peneliti harus mengajukan surat izin mengadakan penelitian kepada Kepala Laboratorium Kimia Organik.
1.1.2   Membayar uang administrasi Laboratorium Kimia Organik sebesar Rp 150.000,- per semester
1.1.3   Peneliti membuat rencana kerja dan alokasi waktu penelitian yang telah disetujui oleh dosen pembimbing kemudian menyerahkannya kepada Kepala Laboratorium Kimia Organik.
1.2   Pelaksanaan Penelitian di Laboratorium Kimia Organik
1.2.1   Peneliti mengisi buku agenda kegiatan laboratorium dan penggunaan alat yang telah disediakan.
1.2.2   Peneliti melakukan penelitian sesuai dengan rencana kerja dan alokasi waktu yang telah diajukan.
1.2.3   Peneliti bertanggung jawab terhadap kebersihan ruangan dan peeralatan laboratorium yang digunakan terrmasuk penggantian alat yang rusak (disengaja atau tidak).
1.2.4   Peneliti tidak diizinkan membawa pihak lain (individu atau kelompok) yang tidak berhubungan dengaan penelitian selama penelitian dilaksanakan.
1.2.5   Peneliti melaporkan berakhirnya kegiatan penelitian kepada Kepala Laboratorium.
1.2.6   Peneliti harus mengisi daftar hadir setiap melaksanakan penelitian.
1.2.7   Peneliti harus membuat bagan kerja dan buku jurnal atau catatan penelitian agar penelitian berjalan dengan lancar.
1.2.8   Untuk peralatan yang membutuhkan tenaga operator/teknisi maka peminjaman dan pemakaian peralatan tersebut harus disertai dan didampingi oleh operator/teknisi.
1.2.9   Setiap peminjaman alat dikenakan biaya perawatan. Besarnya biaya perawatan tergantung pada jenis dan sifat peralatan masing-masing susuai dengan ketentuan laboratorium
1.2.10 Peneliti harus mengganti kembali bahan-bahan yang telah digunakan selama penelitian.
1.2.11 Penggantian bahan-bahan dilaksanakan paling lambat sebelum ujian skripsi dilaksanakan.

2.   Lampiran
6.1.   Format izin pemakaian laboratorium.
6.2.   Format bon peminjaman alat dan bahan.
6.3.   Format absensi.




















PEMAKAIAN LABORATORIUM KIMIA ORGANIK OLEH PIHAK LUAR

1.   Tujuan
Membuat aturan pemakaian laboratorium Kimia Organik oleh pihak luar dalam rangka memastikan bahwa pemakaian kegiatan berlangsung dengan efektif.
2.   Ruang Lingkup
Prosedur pemakaian laboratorium Kimia Organik oleh pihak luar meliputi: perizinan, absensi dan daftar kegiatan.
3.   Referensi
6.6   PPD-24 Pengelolaan Bengkel/Laboratorium FMIPA UNP ,Standar ISO 9001:2008.
4.   Defenisi
Prosedur pemakaian laboratorium Kimia Organik oleh pihak luar adalah seperangkat aturan yang mesti diikuti oleh semua pihak dengan tujuan memperlancar pelaksanaan kegiatan di laboratorium.
5.   Prosedur
2.1   Perizinan Pemakaian Laboratorium
5.1.1.  Membuat surat permohonan pemakaian laboratorium kepada kepala laboratorium Kimia Organik yang diketahui oleh Ketua Jurusan Kimia FMIPA UNP.
5.1.2.  Membayar uang administrasi pemakaian laboratorium Kimia Organik sesuai ketentuan.
5.1.3.  Memberikan deskripsi kegiatan, alokasi waktu, dan rencana jadwal pemakaian laboratorium Kimia Organik kepada kepala laboratorium paling lambat 2 minggu sebelum pelaksanaan untuk memastikan ketersediaan laboratorium.
5.2. Peminjaman Peralatan
5.2.1     Memberikan rincian pemakaian peralatan yang akan digunakan kepada kepala laboratorium.
5.2.2     Mengisi surat perjanjian peminjaman alat yang disediakan oleh laboratorium.
5.2.3     Mengganti alat yang rusak akibat kelalaian pengguna.
5.2.4     Untuk alat-alat yang membutuhkan tenaga operator/teknisi maka peminjaman harus disertai dan didampingi oleh teknisi/operator.
5.2.5     Setiap peminjaman alat dikenakan biaya perawatan. Besar biaya perawatan tergantung pada jenis dan sifat peralatan masing-masing sesuai dengan ketentuan laboratorium Kimia Organik.



KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
1.   Tujuan
Memastikan semua pihak yang bekerja di laboratorium Kimia Organik mengikuti prosedur keselamatan dalam rangka menghindari terjadinya kecelakaan dan bahaya yang tidak diinginkan.
2.   Ruang Lingkup
Prosedur keselamatan kerja di labortaorium Kimia Organik meliputi:
2.1. Peraturan keamanan dan keselamatan kerja labortaorium
2.2. Pengetahuan terhadap potensi bahaya di laboratorium
3.   Referensi
6.7   PPD-24 Pengelolaan Bengkel/Laboratorium FMIPA UNP ,Standar ISO 9001:2008
4.   Defenisi
Prosedur Keselamatan kerja laboratorium Kimia Organik merupakan aturan yang harus diikuti oleh semua pihak demi keselamatan dan keamanan kerja di laboratorium serta mengetahui terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi di laboratorium.
5.   Prosedur
5.1   Peraturan umum keamanan dan keselamatan kerja laboratorium
5.1.1. Gunakan jas laboratorium , masker, sepatu, sarung tangan, kaca mata pelindung selama bekerja di laboratorium Kimia Organik.
5.1.2. Ikatlah rambut ke belakang bagi mahasiswa yang berambut panjang.
5.1.3. Dilarang makan dan minum dalam ruangan laboratorium Kimia Organik.
5.1.4. Dilarang Merokok dalam laboratorium Kimia Organik.
5.1.5. Setelah menggunakan laboratorium matikan alat-alat listrik dan air dan jangan  meninggalkan alat listrik dalam keadaan hidup kecuali untuk peralatan yang digunakan secara khusus.
5.1.6. Sebelum melakukan praktikum, praktikan diharuskan mengenal karakteristik alat dan bahan kimia yang digunakan dengan menggunakan referensi MSDS.
5.2. Peraturan khusus keamanan dan keselamatan kerja laboratorium.
5.2.6   Bila memanaskan atau mereaksikan suatu zat dalam tabung reaksi janganlah tabung tersebut diarahkan ke muka teman atau muka sendiri.
5.2.7     Jangan mencicipi suatu zat kimia kecuali ada indikasi yang membolehkan. Dan  kalaupun mencium zat janganlah mencium dengan hidung secara langsung, tetapi kibaskanlah dengan tangan ke muka.
5.2.8     Jangan menuangkan air ke dalam asam pekat, tapi asam pekat itulah yang harus dituangkan ke dalam air.
5.2.9     Sebelum mengambil zat dari botol, periksa benar dulu etiket dan nama zat dengan benar. Kesalahan mengambil zat atau kekeliruan akan berakibat fatal .
5.2.10  Praktikan harus disiplin pada peraturan dan petunjuk yang ada untuk bekerja di laboratorium.
5.2.11  Jangan memanaskan bahan-bahan kimia terlalu cepat
5.2.12  Jangan menuangkan air ke dalam asam kuat.
5.2.13  Jangan mencampurkan asam pekat dengan basa pekat.
5.2.14  Jangan memasukkan kristal NaOH atau KOH ke dalam air.
5.2.15  Jangan melihat ke dalam cawan/pinggan yang sedang digunakan untuk pemijaran.
5.3.  Penanggulangan bahaya di laboratorium Kimia Organik
5.3.1  Bahaya bahan–bahan yang bersifat korosif:
Asam-asam kuat    :  Asam sulfat, Asam Nitrat, Asam Fluorida
Basa-basa Kuat      :  NaOH, KOH
Asam/basa lemah   :  Asam Asetat, Amoniak
Lain-lain                 :  Hidrogen Peroksida, Brom cair, persenyawaan khrom,
                                   persulfat, kapur khlor, Ammonium Sulfida, dan sebagainya.
Penanggulangan bahaya jika terkena bahan – bahan yang bersifat korosif :
Cuci bagian yang terkena bahan dengan air berlebih, segera minta bantuan medis.

5.3.2  Bahaya gas yang bersifat racun serta penanggulangannya:
a)      Karbon Monoksida (CO). Di laboratorium gas ini terbentuk bila asam formiat atau asam oksalat dipanaskan dengan asam sulfat pekat. Gas ini juga sering terdapat pada gas lampu.
b)      Hidrogen Sulfida (H2S).Gas ini adalah racun kuat. Kepekatan 1 : 1000 dalam waktu singkat dapat mematikan manusia. Konsentrasi 1 : 10.000 sesudah satu jam berbahaya sekali untuk mata dan paru-paru. Kepekatan 1 : 10.000.000 baunya sudah nyata.
c)      Uap Merkuri (Hg) atau Air raksa. Bernafas terlalu lama dengan udara yang bercampur uap air raksa berakibat sakit kepala, badan kurus, tangan gemetaran dan gigi sakit. Jika air raksa tumpah, lama kelamaan terbentuk uap. Lantai harus disapu dengan suatu campuran tepung belerang dan soda kering. Dengan demikian terbentuk HgS yang tidak berbahaya lagi.
d)      Asam Sianida (HCN). Asam Sianida dan garam-garamnya adalah zat-zat yang sangat beracun. Larutannya tidak boleh dipipet dengan mulut.
e)      Nitrogen Dioksida (NO2). Gas ini beracun dan berbahaya karena selalu mungkin terjadi bila mempergunakan Asam Nitrat pekat dan logam-logam atau zat-zat organik, paru-paru akan dipengaruhi sehingga menyebabkan batuk.
f)       Khlor dan Brom ( Cl2 dan Br2).Seperti NO2, kedua gas ini dapat merusak alat-alat pernafasan, akan tetapi berkat sifat itu orang mulai batuk sebelum tercapai kepekatan yang berbahaya.
g)      Pelarut-pelarut Karbon Disulfida (CS2), Benzena, Khloroform dan Karbon Tetraklorida, menghasilkan uap beracun.
5.3.3   Bahaya bahan–bahan yang bersifat eksplosif serta penanggulangannya
Pada pengerjaan analisa, mungkin terjadi zat-zat pekat, seperti Mangan Dioksida dari Kalium Permanganat dan Asam Sulfat, nitrida-nitrida logam berat serta hidrogen, endapan hitam yang lambat laun terjadi dalam larutan perak bromida, asam perklorat jika ada zat-zat organik, natium peroksida dengan karbon, belerang atau zat-zat organik yang bisa menimbulkan ledakan. Serbuk Mg bila dipanaskan dengan zat-zat lembab, gas letus yang mungkin sekali terjadi jika mengalirkan hidrogen ke dalam suatu alat, peroksida-peroksida eter, asam pikrat dan sebagainya . Juga campuran yang mengandung nitrat atau klorat padat sering dapat meledak bila dipanaskan.
5.3.4  Bahaya Kebakaran dan Penanggulangannya:
Alkohol, eter, benzene, karbon disulfida, aseton, petroleoum eter adalah cairan yang mudah sekali terbakar. Kadang air tidak dapat digunakan. Untuk hal ini pemadam yang paling tepat adalah pasir kering. Kain tebal dapat digunakan untuk menyelubungi api yang berasal dari cairan yang mudah terbakar seperti eter. Nyala minyak dapat dipadamkan dengan natrium karbonat. Disamping itu juga disediakan pemadam api tetra, karena tetra membentuk fosgen, suatu zat yang sangat beracun, maka ruangan harus diperanginkan.
5.3.5   Tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan laboratorium
Kena asam pada kulit dan baju, harus dicuci dengan air sebanyak-banyaknya dan dinetralkan dengan larutan ammonia 5 %. Jika kena basa dicuci dengan air, kemudian diberi larutan boraks 4 5 atau asam asetat 1 %. Apabila basa kuat masuk ke dalam mulut, berkumurlah dengan air sebanyak-banyaknya, lalu netralkan dengan barium bikarbonat 5 % dan berilah sedikit mineral oil pada bibir untuk menghindarkan dehidrasi.



Format Daftar Kegiatan Praktikum Kimia Organik 1


Minggu ke-
Kegiatan Praktikum
Dosen
Ket
1
Pengenalan dan Persiapan Praktikum


2
Tes Kelarutan


3
Analisa Unsur (N,S, X)


4
Hidrokarbon


5
Alkohol dan Fenol


5
Senyawa karbonil


7
Amina


8
Ujian Praktikum Mid Semester


9
Asam karboksilat


10
Ester


11
Destilasi sederhana


12
Destilasi vakum


13
Penetuan titik leleh


14
Penentuan  titik didih


15
Kristalisasi


16
Kromatografi lapisan  tipis dan kromatografi  kertas



Mengetahui,                                                                  Laboran,
Ka.Lab.





            (Dra. Yustini Maaruf, M.Si)                                     (Tarmizi, B.Sc., S.Pd)
            NIP. 19500819 198010 2001                                              NIP. 19630330 198503 1004



Format Kartu Nilai Praktikum

LABORATORIUM KIMIA ORGANIK
JURUSAN KIMIA FMIPA UNP

KARTU NILAI PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1
Text Box: Pas Foto
3 x 4
 


                                    Nama Mahasiswa        : ………………………………………
                                    NIM / BP                    : ………………………………………
                                    Program Studi             : ………………………………………
                                    Kelompok                   : ………………………………………
                                    Hari / Jam                    : ………………………………………
                                    Asisten                        : 1........................................................
                                                                          2........................................................
                                                                          3........................................................

No
Tanggal
Judul Percobaan
Nilai
Ket
Kuis
Jurnal
Kerja
Laporan
1.

Tes Kelarutan





2.

Analisa Unsur (N,S, X)





3.

Hidrokarbon





4.

Alkohol dan Fenol





5.

Senyawa karbonil





6.

Amina





7.

Tes Kelarutan





8.

Asam karboksilat





9.

Ester





10.

Destilasi sederhana





12

Destilasi vakum





13

Penetuan titik leleh





14

Penentuan  titik didih





RATA-RATA





Nilai Akhir Praktikum: 0,2 Kuis + 0,3 Jurnal + 0,3 Kerja + 0,2 Laporan

Dosen Pembimbing Praktikum,




(………………………………)
NIP.
Padang, …………………...20
Dosen Pembimbing Praktikum,




(………………………………)
NIP.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar